Usulan Perbaikan Aset

Seluruh bagian dapat mengusulkan perbaikan aset jika ada aset yang rusak atau tidak berfungsi, di PTM perbaikan aset ini di bagi menjadi dua, yakni aset teknis (ASET SPAM dan ASET SPAL) dan aset Umum, namun ada beberapa unit pelayanan dapat memperbaikinya sendiri.   Umumnya untuk perbaikan aset yang sifatnya mekanik dan elektrik ditujukan perbaikannya ke Bagian Mekanik-Elektrik sedangankan yang lainnya ke Bagian Umum, namun secara spesifik setiap aset di awal pendataan sudah didefinisikan siapa yang bertanggung jawab terhadap perbaikan dan pemeliharaannya.

Perbaikan aset dalam sebuah perusahaan bukan hanya sekadar tindakan pemeliharaan, melainkan investasi strategis yang memiliki dampak signifikan terhadap kelangsungan dan pertumbuhan bisnis. Aset, baik berwujud maupun tidak berwujud, merupakan komponen kritikal yang menunjang operasional perusahaan sehari-hari dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta stakeholder. Dengan demikian, perbaikan aset menjadi esensial untuk beberapa alasan kunci.

Pertama, perbaikan aset meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Aset yang terpelihara dengan baik cenderung beroperasi lebih efisien, mengurangi waktu henti yang tidak direncanakan dan meningkatkan output produksi. Hal ini tidak hanya menghemat biaya operasional tetapi juga meningkatkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar dengan lebih cepat dan efektif. Kedua, perbaikan aset membantu memperpanjang umur aset tersebut. Investasi dalam pemeliharaan dan perbaikan dapat menghindarkan perusahaan dari pengeluaran besar untuk penggantian aset yang rusak atau usang, sehingga mengoptimalkan penggunaan modal dan memastikan penggunaan aset secara maksimal sepanjang masa pakainya.

Ketiga, perbaikan aset secara berkala memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan regulasi yang berlaku. Ini vital untuk menghindari risiko kecelakaan, denda, atau sanksi hukum yang dapat timbul dari penggunaan peralatan yang tidak memenuhi standar. Selain itu, perusahaan yang menunjukkan komitmen terhadap keselamatan dan kepatuhan cenderung menikmati reputasi yang lebih baik di mata pelanggan, mitra, dan regulator.

Keempat, dalam konteks aset tidak berwujud seperti paten, merek dagang, atau keahlian karyawan, perbaikan aset dapat berarti peningkatan dan pembaruan untuk menjaga relevansi dengan perkembangan pasar dan teknologi. Ini memungkinkan perusahaan untuk tetap kompetitif, mengadaptasi inovasi, dan memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berubah. Peningkatan pada aset tidak berwujud ini sering kali memerlukan investasi dalam pelatihan, penelitian dan pengembangan, atau inisiatif pemasaran yang bertujuan untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar.

Singkatnya, perbaikan aset merupakan langkah krusial yang menjamin kelangsungan operasional, meningkatkan daya saing, dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Melalui perbaikan aset yang terencana dan strategis, perusahaan dapat mengoptimalkan kinerjanya, mengurangi risiko, dan membangun fondasi yang kuat untuk masa depan yang sukses.

Jika menemukan aset yang tidak dapat bekerja dengan sebagaimana mestinya, setiap bagian boleh mengusulkan perbaikan aset ini agar dapat segera ditangani oleh bagian perbaikan dan pemeliharaan, dalam hal ini Bagian Mekanik – Listrik (ML) untuk aset aset yang berhubungan dengan mekanik dan listrik serta Bagian Umum yang berhubungan dengan aset-aset umum, untuk aset seperti jaringan pipa dapat mengusulkan ke Bagian Pengendalian Kehilangan Air (PKA) atau di wilayah-wilayah pelayanan untuk aset-aset yang berada di Wilayah Pelayanan.https://youtu.be/1w2zko8U-OE

Berikut adalah video yang menjelaskan bagaimana sebuah usulan perbaikan diusulkan dan bagaimana cara mengetahui status perbaikannya.

Scroll to Top